Sajak-sajak kepada puan kompleks sebelah




                                                            Model: Sumba People

1
Di suatu sore hari sabtu, bulu-bulu kudukku melambung, detak-detak jantungku mengidung
Aku bersitatap dengan makhluk yang paling sanjung
Firasatku edan tenan
Terusan merah tua dan rok hitam yang memikat, memulas tubuhnya yang bernas
Aku mengira bakalan menjadi biang kerok kor kami menjadi tidak bagus, dugaanku salah semuanya tuntas dan mulus
Tak dinyana, ranum senyumnya yang basah mengalir di titik hatiku yang senyap
Diam-diam aku telah mengagumi parasnya yang rupawati.
Hehe maaf..
2
Malam itu di hari yang serupa, ia dandan alakadarnya, tidak seperti ular berbisa, namun lunglainya membuat hatiku berbusa, mataku membelalak kian kemari.
Cara ia mengiris bawang untuk perjamuan malam itu pun manis sekali.
Sontak aku memotret parasnya yang manja, kemudian aku ketawa-ketawa sendiri ketika menengok potongan gambar itu berkali-kali.
Hehe..
Sekali lagi, maaf.

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer