Pohon Cermai di Beranda Rumah Novi || Puisi-Puisi Hyan Godho



                     Gbr: pandaibesi. com



POHON CERMAI DI BERANDA RUMAH NOVI

 

Pohon cermai di beranda rumah Novi

dahulu rimbun sekali.

Kalau ia berbuah, biar masam-masam lidah kami pasti kepayang.

Anak-anak sekolah selalu ramai di situ,

gemar mencicipi buah itu dengan garam-garam yang gurem.

 

Pohon cermai di beranda rumah Novi

dahulu rimbun sekali.

Kami senang bermain petak umpet di situ.

Kami sembunyikan sunyi, kemudian yang kami dapatkan bunyi

yang berseri-seri. Kami bahagia sekali.

 

Pohon cermai di beranda rumah Novi

dahulu rimbun sekali.

Kini sudah tidak.

Pohonnya yang rindang, merinding.

Sepi menggigil dirunduk onggok-ongok bangunan!

 

2020.

 

 

HATI SEORANG IBU

 

Sejak tadi,

hujan sudah reda di luar.

Anak-anak lelap dalam tidur.

Pada selembar hangat.

 

Tetapi di hati seorang ibunda,

badai gemuruh terus berkecamuk.

Mata bulan redup.

Mimpi anak-anaknya belum sampai

ke langit.

 

2020.

 

 


Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer