Tentang Boawae || Puisi-Puisi Hyan Godho
KALAU MAU KE BOAWAE
JANGAN SUNGKAN-SUNGKAN!
Kalau mau ke Boawae,
Jangan sungkan-sungkan!
Saya tunggu kau di Aemali.
Di simpang tiga menuju Mbay,
ada kedai santai di situ.
Kita duduk sejenak, tarik nafas.
Kalau mau ngopi atau rokok,
silahkan!
Hawa Boawae “kurang ajar”, beraroma rindu.
Sambil menikmati angin sejuk Ebulobo,
bue Nage, sumpah!
Cantik-cantik.
Cukup tau menari todagu,
atau pegang kepo etu,
puan-puan Nage pasti layu!
Kalau mau ke Boawae,
Jangan sungkan-sungkan!
Saya tunggu kau di Aemali.
:Kita bunuh rindu, kemudian
kubur di alis mata ibu.
(Orang Nage suka
sekali yang begitu-begitu
suerr).
DI PASAR RABU
Sudah mulai malam,
los-los di pasar,
rentan untuk goyang.
Mudah-mudahan bukan binatang jalang!
Masih muda-mudi, cobalah!
Yang bunting itu kepalamu.
:perutmu kemudian!
2020



Sumpah kren la fr. Lanjutkan
BalasHapusThanks byk saudara
HapusSy suka yg begini👍. Pendek, hemat kata, tak cari2 kata..tapi kena.
BalasHapusThanks byk saudara..
HapusWow, keren👍
BalasHapusThanks byk2 tata oa..
HapusMantap kak
BalasHapusThanks Ira
HapusPas saya ngopi baru baca,,, wuissss kena betul eee
BalasHapusSiap2
HapusAhhhhh terlalu mantappp....Sukaaaaa
BalasHapusTeruslah berkarya sdraku...
Thanks byk2 saudara
HapusThanks byk2 saudara
HapusSelalu lincah menangkap realita
BalasHapusKadang2 gagap juga kaka ew
Hapus